{"id":2652,"date":"2025-06-25T04:04:08","date_gmt":"2025-06-25T04:04:08","guid":{"rendered":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/?p=2652"},"modified":"2025-06-25T04:04:09","modified_gmt":"2025-06-25T04:04:09","slug":"apa-itu-marketing-data-analyst","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/","title":{"rendered":"Apa Itu Marketing Data Analyst?"},"content":{"rendered":"\n<p>Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting<\/p>\n\n\n\n<p> kemampuan analisis data dan pemahaman strategi pemasaran. Dengan kata lain, seorang Marketing Data Analyst bekerja di balik layar untuk memastikan setiap keputusan pemasaran didasarkan pada data yang akurat dan relevan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana sebuah kampanye iklan bisa sangat tepat sasaran, kemungkinan besar itu berkat kerja dari seorang Marketing Data Analyst. <\/p>\n\n\n\n<p>Mereka adalah orang-orang yang meramu informasi dari berbagai sumber, lalu menyusunnya menjadi dasar strategi yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Simak Juga : <a href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/index.php\/2025\/06\/17\/sertifikasi-data-analyst\/\">Sertifikasi Data Analyst<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_75 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#Mengapa_Marketing_Data_Analyst_Penting\" >Mengapa Marketing Data Analyst Penting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#Peran_Utama_Seorang_Marketing_Data_Analyst\" >Peran Utama Seorang Marketing Data Analyst<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#1_Mengelola_Data_dari_Berbagai_Sumber\" >1. Mengelola Data dari Berbagai Sumber<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#2_Menerjemahkan_Data_Menjadi_Insight\" >2. Menerjemahkan Data Menjadi Insight<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#Keterampilan_yang_Harus_Dimiliki\" >Keterampilan yang Harus Dimiliki<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#1_Penguasaan_Alat_Analitik\" >1. Penguasaan Alat Analitik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#2_Kemampuan_Komunikasi_yang_Baik\" >2. Kemampuan Komunikasi yang Baik<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#Proses_Kerja_Sehari-hari\" >Proses Kerja Sehari-hari<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#1_Menentukan_Tujuan_Analisis\" >1. Menentukan Tujuan Analisis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#2_Melakukan_Pengolahan_dan_Analisis\" >2. Melakukan Pengolahan dan Analisis<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#Studi_Kasus_Sederhana\" >Studi Kasus Sederhana<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#1_Menganalisis_Performa_Kampanye\" >1. Menganalisis Performa Kampanye<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#2_Memberikan_Rekomendasi_Strategi\" >2. Memberikan Rekomendasi Strategi<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Marketing_Data_Analyst_Penting\"><\/span><strong>Mengapa Marketing Data Analyst Penting?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di tengah gempuran data digital dari berbagai platform, mulai dari media sosial, email, hingga iklan digital, peran Marketing Data Analyst menjadi sangat vital. Tanpa analisis yang tepat, data hanyalah sekumpulan angka yang membingungkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Marketing Data Analyst mengubah data tersebut menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Mereka membantu tim pemasaran memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki dalam sebuah kampanye. Dengan begitu, perusahaan bisa lebih cepat beradaptasi dan membuat strategi yang lebih tajam.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peran_Utama_Seorang_Marketing_Data_Analyst\"><\/span><strong>Peran Utama Seorang Marketing Data Analyst<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap hari, Marketing Data Analyst bekerja dengan beragam informasi yang datang dari berbagai sumber digital. Mereka tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga menafsirkan serta menyampaikan hasilnya kepada tim yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengelola_Data_dari_Berbagai_Sumber\"><\/span>1. Mengelola Data dari Berbagai Sumber<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang analis tidak hanya fokus pada satu platform saja. Mereka harus bisa mengolah data dari berbagai channel seperti Google Analytics, platform media sosial, email marketing, dan banyak lagi. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini membutuhkan keterampilan teknis dan ketelitian tinggi agar data yang diolah benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menerjemahkan_Data_Menjadi_Insight\"><\/span>2. Menerjemahkan Data Menjadi Insight<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tugas selanjutnya adalah menganalisis data tersebut. Dengan menggunakan alat seperti Excel, Google Data Studio, atau software analitik lainnya, mereka mencari pola dan tren yang bisa membantu tim marketing dalam membuat keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keterampilan_yang_Harus_Dimiliki\"><\/span><strong>Keterampilan yang Harus Dimiliki<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menjadi seorang Marketing Data Analyst yang handal, ada beberapa keterampilan yang perlu dimiliki. Baik keterampilan teknis maupun kemampuan berpikir kritis, semuanya memainkan peran penting dalam pekerjaan ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penguasaan_Alat_Analitik\"><\/span>1. Penguasaan Alat Analitik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kemampuan menggunakan alat-alat seperti SQL, Tableau, atau Power BI sangat membantu dalam memvisualisasikan data secara efisien. Ini memungkinkan analyst untuk menyampaikan hasil analisis secara lebih mudah dipahami oleh tim lain yang tidak memiliki latar belakang teknis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kemampuan_Komunikasi_yang_Baik\"><\/span>2. Kemampuan Komunikasi yang Baik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tak cukup hanya mampu membaca data, seorang Marketing Data Analyst juga harus mampu menjelaskan temuannya dalam bahasa yang mudah dimengerti. Komunikasi yang baik akan membuat hasil analisis lebih bermanfaat bagi seluruh tim.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Kerja_Sehari-hari\"><\/span><strong>Proses Kerja Sehari-hari<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Marketing Data Analyst bekerja dengan alur yang terstruktur. Mereka tidak hanya menunggu data datang, tetapi juga aktif mencari dan mengolah informasi yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menentukan_Tujuan_Analisis\"><\/span>1. Menentukan Tujuan Analisis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah awal biasanya dimulai dari memahami kebutuhan bisnis. Apakah tujuannya untuk meningkatkan jumlah pelanggan baru, atau mengoptimalkan biaya iklan? Dari sini, analyst dapat menentukan data apa saja yang perlu dikumpulkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Melakukan_Pengolahan_dan_Analisis\"><\/span>2. Melakukan Pengolahan dan Analisis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah data dikumpulkan, tahap berikutnya adalah mengolah dan menganalisis data tersebut. Proses ini mencakup pembersihan data, penggabungan dari berbagai sumber, hingga analisis statistik jika dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Studi_Kasus_Sederhana\"><\/span><strong>Studi Kasus Sederhana<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memahami lebih jauh bagaimana seorang Marketing Data Analyst bekerja, mari lihat sebuah studi kasus singkat. Misalnya, sebuah perusahaan ingin mengetahui efektivitas kampanye email marketing mereka selama tiga bulan terakhir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menganalisis_Performa_Kampanye\"><\/span>1. Menganalisis Performa Kampanye<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Analis akan mulai dengan menarik data dari platform email seperti Mailchimp atau HubSpot. Kemudian, mereka akan melihat metrik seperti tingkat buka email, klik tautan, hingga konversi yang terjadi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dari sini, mereka bisa mengetahui pola seperti waktu terbaik untuk mengirim email atau jenis konten yang paling diminati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memberikan_Rekomendasi_Strategi\"><\/span>2. Memberikan Rekomendasi Strategi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menganalisis data, mereka akan menyusun rekomendasi strategi. Misalnya, jika ditemukan bahwa email yang dikirim pada pagi hari memiliki tingkat buka yang lebih tinggi, maka jadwal pengiriman dapat disesuaikan. Atau jika jenis konten tertentu lebih banyak diklik, maka konten serupa bisa diperbanyak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span><strong>Kesimpulan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Apa Itu Marketing Data Analyst?Marketing Data Analyst adalah sosok yang sangat penting dalam dunia pemasaran modern. Dengan kemampuan mereka dalam mengolah dan menganalisis data, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih tepat, efisien, dan berbasis fakta.<\/p>\n\n\n\n<p>Pekerjaan ini membutuhkan kombinasi keterampilan teknis dan pemahaman bisnis, namun juga menantang dan memberikan peluang besar bagi mereka yang menyukai data dan strategi. Jika Anda tertarik dengan dunia digital marketing dan memiliki ketertarikan pada data, maka profesi ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan karier.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting kemampuan analisis data dan pemahaman strategi pemasaran. Dengan kata lain, seorang Marketing Data Analyst bekerja di balik layar untuk memastikan setiap keputusan pemasaran didasarkan pada data yang akurat dan relevan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2655,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[73],"tags":[74],"class_list":["post-2652","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-data-analyst","tag-marketing"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Marketing Data Analyst? - sertifikasiprofesi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Marketing Data Analyst? - sertifikasiprofesi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"sertifikasiprofesi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-25T04:04:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-25T04:04:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e3316a4045caff62185868cc440acc0b\"},\"headline\":\"Apa Itu Marketing Data Analyst?\",\"datePublished\":\"2025-06-25T04:04:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T04:04:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\"},\"wordCount\":702,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png\",\"keywords\":[\"marketing\"],\"articleSection\":[\"Data Analyst\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\",\"url\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\",\"name\":\"Apa Itu Marketing Data Analyst? - sertifikasiprofesi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png\",\"datePublished\":\"2025-06-25T04:04:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T04:04:09+00:00\",\"description\":\"Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Apa Itu Marketing Data Analyst?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Marketing Data Analyst?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/\",\"name\":\"sertifikasiprofesi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"sertifikasiprofesi\",\"url\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Logo-Black.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Logo-Black.png\",\"width\":209,\"height\":58,\"caption\":\"sertifikasiprofesi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e3316a4045caff62185868cc440acc0b\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/620de75cd82a4e61ac250270ac94d652ceae998e47a5c532726a07aafe1aa197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/620de75cd82a4e61ac250270ac94d652ceae998e47a5c532726a07aafe1aa197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\"],\"url\":\"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Marketing Data Analyst? - sertifikasiprofesi","description":"Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Marketing Data Analyst? - sertifikasiprofesi","og_description":"Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting","og_url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/","og_site_name":"sertifikasiprofesi","article_published_time":"2025-06-25T04:04:08+00:00","article_modified_time":"2025-06-25T04:04:09+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e3316a4045caff62185868cc440acc0b"},"headline":"Apa Itu Marketing Data Analyst?","datePublished":"2025-06-25T04:04:08+00:00","dateModified":"2025-06-25T04:04:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/"},"wordCount":702,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png","keywords":["marketing"],"articleSection":["Data Analyst"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/","url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/","name":"Apa Itu Marketing Data Analyst? - sertifikasiprofesi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png","datePublished":"2025-06-25T04:04:08+00:00","dateModified":"2025-06-25T04:04:09+00:00","description":"Apa Itu Marketing Data Analyst? Marketing Data Analyst adalah salah satu profesi yang semakin banyak dicari di era digital. Profesi ini memadukan dua hal penting","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#primaryimage","url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png","contentUrl":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Tambahkan-judul-68.png","width":600,"height":400,"caption":"Apa Itu Marketing Data Analyst?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/apa-itu-marketing-data-analyst\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Marketing Data Analyst?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/","name":"sertifikasiprofesi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#organization","name":"sertifikasiprofesi","url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Logo-Black.png","contentUrl":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/cropped-Logo-Black.png","width":209,"height":58,"caption":"sertifikasiprofesi"},"image":{"@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/person\/e3316a4045caff62185868cc440acc0b","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/620de75cd82a4e61ac250270ac94d652ceae998e47a5c532726a07aafe1aa197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/620de75cd82a4e61ac250270ac94d652ceae998e47a5c532726a07aafe1aa197?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/sertifikasiprofesi.id"],"url":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2652","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2652"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2652\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2656,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2652\/revisions\/2656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sertifikasiprofesi.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}